“Sasarannya sepeda motor warga yang tidak dikunci stang. Kemudian didorong dan dibawa ke tempat sepi. Lalu dicabut kabel stop kontaknya, baru dinyalakan dan dibawa ke Kalteng. Barbuk yang kami amankan pun ditemukan di Kalteng,” katanya.
Berdasarkan LP yang ada khususnya di Batola, AKP Adi membeberkan bahwa komplotan ini sempat melakukan aksinya di beberapa titik, seperti di wilayah Tabukan hingga Wanaraya.
Sementara itu salah seorang korban dari komplotan ini, Supriadi mengaku sangat bersyukur sekaligus berterima kasih kepada Polres Batola dan jajaran yang sudah berhasil menemukan kendaraan Honda CBR miliknya yang hilang sekitar satu bulan yang lalu.
” Alhamdulillah. Terima kasih sudah berhasil mengungkap kasus ini, dan mungkin himbauan kepada masyarakat juga agar tidak lengah dan menambahkan pengaman di sepeda motornya,” tutupnya.
Kalimantanlive.com
Frans







