Kepala Kebijakan Produk Discord Savannah Badalich mengatakan kebijakan ini bertujuan memperkuat perlindungan bagi remaja sekaligus memberikan fleksibilitas bagi pengguna dewasa terverifikasi.
Peluncuran global dilakukan setelah uji coba di Inggris dan Australia, meski kebijakan ini menuai respons beragam terkait privasi, terutama setelah insiden kebocoran data pada akhir 2025.
Sumber: Antaranews.com










