PALANGKA RAYA, Kalimantanlive.com – Maraknya kasus demam berdarah dengue yang terjadi di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menjadi sorotan Anggota DPRD Kota Palangka Raya.
Ini, karena jumlah kasus DBD yang terjadi di Kota Palangka Raya cukup banyak mencapai 16 kasus, sesuai seperti yang diungkapkan Kadis Kesehatan Kota Palangka Raya, H Riduan.
Kadis Kesehatan Kota Palangka Raya, H Riduan mengungkapkan hal tersebut, saat dilakukan jumpa pers di Puskesmas Menteng, Palangka Raya, beberapa waktu lalu.
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, menyebutkan berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, saat ini terdapat 16 kasus DBD.
“Dinas Kesehatan menginformasikan sudah ada 16 kasus. Nah, data ini harus ditelusuri dan dipastikan,” terang kader partai Golkar ini, Selasa (10/2/2026).
Dikatakan dia, bisa saja penderita DBD berasal dari luar daerah, namun baru menunjukkan gejala berat saat berada di Kota Palangka Raya.
Baca Juga :Tekan Kebocoran Pajak, Penerapan Sistem Tapping Box Dapat Dukungan Anggota DPRD Kota Palangka Raya
“ Harus ditelisik lagi, kasus itu muncul dari mana? Bisa saja orang dari luar masuk ke sini dalam kondisi sudah terjangkit,” ujarnya.
Lebih jauh dia mengatakan, bila kasus tersebut benar berasal dari warga Kota Palangka Raya, tentu harus segera diambil langkah cepat.
Bukan hanya itu, kata dia, ini termasuk melakukan isolasi wilayah atau penanganan di lokasi yang ditemukan kasus.
Hasan Basyairi meminta instansi terkait di Pemko Palangka Raya tetap memberi perhatian serius untuk menekan angka kasus DBD tersebut.







