JAKARTA, Kalimantanlive.com – PSIM Yogyakarta meminjamkan asisten pelatih mereka, Erwan Hendarwanto, kepada klub Championship Garudayaksa FC hingga akhir musim 2026. Langkah ini dilakukan setelah Erwan meminta izin secara pribadi untuk mengembangkan kariernya.
“Ini adalah keputusan profesional saya karena melihat kesempatan untuk karier saya. Oleh karena itu, saya meminta izin langsung ke manajemen untuk sementara berpindah ke sana,” ujar Erwan melalui laman resmi PSIM, Selasa (10/2/2026).
BACA JUGA: Klasemen Liga Indonesia: Borneo FC Kembali ke Puncak
Manajer PSIM, Razzi Taruna, mengaku berat melepas Erwan, yang berjasa besar dalam mengantarkan Laskar Mataram kembali ke divisi utama. Namun, manajemen akhirnya menyetujui permintaan Erwan demi mendukung langkah profesionalnya.
“Jujur, kami masih sangat membutuhkan jasanya. Namun, Coach Erwan berbicara sungguh-sungguh kepada kami, meminta izin untuk mengambil tantangan ini demi kebaikan karier beliau. Karena ini keputusan pribadi, kami tidak bisa menahan dan dengan berat hati menerimanya,” kata Razzi.
Dalam kontrak pinjaman, terdapat klausul khusus yang mengharuskan Erwan kembali ke PSIM setelah musim berakhir. Musim depan, ia dijadwalkan mengisi posisi Direktur Teknik EPA (Elite Pro Academy) di PSIM Jogja.
Erwan menyampaikan apresiasi kepada manajemen PSIM atas dukungan mereka dan berkomitmen mematuhi kesepakatan tersebut. “Saya berterima kasih kepada manajemen PSIM yang telah mengizinkan saya. Sesuai pembicaraan, saya akan kembali ke PSIM Jogja musim depan untuk mengemban tugas sebagai Dirtek EPA,” tuturnya.
Saat ini, PSIM yang diasuh pelatih Jean-Paul van Gastel berada di peringkat ketujuh klasemen Super League dengan 31 poin, sedangkan Garudayaksa memuncaki Grup A Championship dengan 34 poin, unggul satu angka atas Adhyaksa.
Sumber: Antaranews.com







