Selain itu, tiga nama lain yang disebut dalam berkas adalah Salvatore Nuara, Zurab Mikeladze, dan Leonic Leonov. Identitas serta keterkaitannya belum diketahui secara jelas.
Khanna menekankan bahwa pembukaan identitas tersebut hanyalah bagian kecil dari keseluruhan dokumen yang masih disensor. Ia bersama sejumlah legislator lain mendesak Departemen Kehakiman AS untuk membuka lebih banyak informasi guna memastikan akuntabilitas dan transparansi publik.
(kalimantanlive.com/berbagai sumber)
editor : TRI










