“Jadi saya yakin, kawan-kawan yang dilantik hari ini, semua sudah mempunyai pengalaman yang tidak diragukan lagi,” ujar Sahrul.
Sementara itu, Ketua PUK SP KEP SIS Admo, Muhammad Riyadi mengatakan, pihaknya sudah menyusun program kerja dalam mengayomi para pekerja.
“Intinya program kerja kami terutama bagaimana caranya untuk memperjuangkan hak-hak anggota supaya terpenuhi,” katanya.
Ia menjelaskan, memenuhi hak anggota ini menjadi tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan para anggota dan keluarganya.
“Kami juga ada aksi lobby, unjuk rasa damai. Kami melakukan aksi itu sebenarnya jika kami gagal dalam perundingan, kenapa kami melakukan aksi itu karena gagal berunding dengan pihak perusahaan,” jelasnya.
Riyadi pun menambahkan, bahwa aksi turun ke jalan ini jika terdapat permasalahan antara pekerja dengan perusahaan yang tidak bisa diselesaikan dalam internal.
“Ketika ada masalah yang tidak bisa diselesaikan di dalam internal perusahaan, maka kami akan melakukan aksi unjuk rasa damai, terutama hari buruh internasional atau Mayday,” tambahnya.
Kalimantanlive.com/ A Hidayat







