BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mempercepat pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mekar Putih sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan merealisasikan komitmen pembangunan daerah.
Proyek KEK Mekar Putih menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah karena dinilai memiliki potensi besar dalam menarik investasi dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Kalimantan Selatan.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Catat Prestasi Nasional di Bidang Statistik, Perkuat Arah Pembangunan Berbasis Data
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalsel, Suprapti Tri Astuti, menyampaikan bahwa proses pengembangan kawasan tersebut saat ini tengah memasuki tahap koordinasi intensif dengan sejumlah kementerian dan lembaga di tingkat pusat.
Menurutnya, luasan lahan yang akan digunakan untuk KEK Mekar Putih telah dinyatakan bersih dan siap untuk dikembangkan. Pemerintah daerah kini fokus pada sinkronisasi perencanaan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) serta Kementerian Perhubungan.
Koordinasi tersebut terutama berkaitan dengan rencana pembangunan Pelabuhan Mekar Putih yang akan menjadi pusat aktivitas utama di dalam kawasan ekonomi khusus tersebut. Pelabuhan ini diproyeksikan sebagai pintu gerbang distribusi logistik dan perdagangan.
Suprapti menjelaskan, keberadaan pelabuhan akan menjadi daya tarik utama bagi investor untuk menanamkan modalnya di Kalimantan Selatan. Infrastruktur tersebut diyakini mampu memperkuat konektivitas dan efisiensi arus barang.
Ia menegaskan, setelah pelabuhan selesai dibangun dan mulai beroperasi, arus investasi diperkirakan meningkat secara signifikan. Dampaknya, aktivitas ekonomi daerah akan tumbuh dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.







