KALIMANTANLIVE.COM – Al-Qur’an menjadi pedoman utama umat Islam dalam menjalankan kehidupan, termasuk dalam menunaikan ibadah puasa. Di dalamnya, Allah SWT menjelaskan kewajiban, tujuan, hingga ketentuan pelaksanaan puasa bagi orang-orang beriman.
Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana pembinaan diri untuk meningkatkan ketakwaan. Dengan memahami ayat-ayat yang membahas puasa, ibadah yang dijalankan dapat dilakukan dengan kesadaran dan penghayatan yang lebih mendalam.
# Baca Juga :Gelombang 24 Meter di Nazaré Terekam Satelit, Sedimen Laut Meledak hingga Terlihat dari Antariksa
# Baca Juga :DRAMA COPPA ITALIA! Penalti Lukaku Meleset, Napoli Tersingkir Tragis dari Como, Sejarah 40 Tahun Pecah
# Baca Juga :KRISIS MAKIN DALAM! Tottenham Tumbang 1-2 dari Newcastle, The Lilywhites Terancam Zona Merah Premier League
Dalam literatur fikih, puasa dimaknai sebagai menahan diri dari hal-hal tertentu. Secara bahasa berarti menahan diri, sedangkan secara syariat berarti menahan diri dari segala yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
Puasa merupakan salah satu rukun Islam yang diwajibkan bagi umat Muslim di seluruh dunia. Ketentuannya ditegaskan dalam sejumlah ayat Al-Qur’an yang menjelaskan perintah, tujuan, hingga tata cara pelaksanaannya.
Berikut lima ayat Al-Qur’an tentang puasa yang penting diketahui beserta maknanya:
1. Surah Al-Baqarah Ayat 183
Ayat ini menegaskan kewajiban puasa bagi orang beriman sebagaimana umat terdahulu. Tujuan utamanya adalah membentuk ketakwaan, mengendalikan hawa nafsu, serta memperkuat kesadaran spiritual.
2. Surah Al-Baqarah Ayat 184
Menjelaskan bahwa puasa dilakukan pada hari-hari tertentu di bulan Ramadan. Orang yang sakit atau sedang dalam perjalanan diberi keringanan untuk mengganti di hari lain. Bagi yang tidak mampu, diperbolehkan membayar fidyah dengan memberi makan orang miskin.
3. Surah Al-Baqarah Ayat 185
Menegaskan Ramadan sebagai bulan turunnya Al-Qur’an sekaligus waktu diwajibkannya puasa. Ayat ini juga menunjukkan bahwa Allah menghendaki kemudahan, bukan kesulitan, bagi hamba-Nya dalam menjalankan ibadah.
4. Surah Al-Baqarah Ayat 187
Menjelaskan batasan waktu puasa, yaitu dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Pada malam hari, umat Islam diperbolehkan makan, minum, dan menjalani kehidupan rumah tangga, dengan tetap menjaga ketentuan ibadah.






