Berani Gagalkan Jambret, Mahasiswi Asal Kendal Terima Penghargaan dari Polresta Yogyakarta

“Kita nggak usah takut kalau untuk membela diri dari penjahat atau copet. Kita harus jadi polisi untuk diri kita sendiri,” ujarnya.

Eviana menjelaskan, kejadian tersebut berlangsung spontan. Ia menepis anggapan bahwa dirinya sengaja menabrak pelaku.

Menurutnya, saat itu ia hanya berusaha memepet motor pelaku hingga terjadi senggolan kecil yang membuat pelaku kehilangan keseimbangan dan terjatuh.

“Kalau disebut menabrak sebenarnya tidak. Waktu belok saya pepet, ada senggolan sedikit, pelaku oleng lalu jatuh,” jelasnya.

Menanggapi maraknya kasus penjambretan di DIY, terutama menjelang Ramadan, Polresta Yogyakarta memastikan akan meningkatkan patroli melalui KRGD, Samapta, Lalu Lintas, Reskrim, dan Intel.

Pihak kepolisian juga melibatkan komunitas dan warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Yogyakarta.

Kalimantanlive.com/Ilham
Editor: Elpian