PELAIHARI, Kalimantanlive.com – Upaya deteksi dini kesehatan pelajar mulai digencarkan di Kabupaten Tanah Laut (Tala).
Dinas Kesehatan (Dinkes) Tala tak hanya memetakan persoalan, tetapi juga menyiapkan langkah intervensi menyeluruh setelah menemukan satu dari lima siswa terindikasi mengalami gangguan emosional.
BACA JUGA: Bupati Tanah Laut Raih SIWO Award di HPN 2026
Data dihimpun, Kamis (12/2/2026), dari 6.284 siswa yang menjalani skrining kesehatan jiwa, sebanyak 1.281 siswa (20,39 persen) menunjukkan gejala gangguan emosional.
Sementara 5.003 siswa (79,61 persen) tidak menunjukkan gejala signifikan.
Kepala Dinkes Tala, dr Hj Isna Farida, menegaskan skrining ini bukan sekadar pendataan.
“Setiap siswa yang terindikasi langsung kami arahkan untuk mendapatkan konseling melalui UKS, puskesmas, maupun layanan psikolog,” ujarnya.
Tangani Depresi dan Kecemasan Sejak Dini
Hasil skrining menunjukkan 668 siswa (10,67 persen) mengalami depresi ringan dan 315 siswa (5,03 persen) depresi berat.
Gejala kecemasan juga ditemukan pada 587 siswa (9,37 persen) kategori ringan dan 299 siswa (4,77 persen) kategori berat.







