BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – H. Muhidin, Gubernur Kalimantan Selatan, menyerahkan langsung penghargaan kepada sejumlah perangkat daerah serta pemerintah kabupaten/kota atas capaian kinerja terbaik dalam pengelolaan dan penyaluran dana APBN. Penghargaan tersebut diberikan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Sumber Dana APBN Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (12/2/2026).
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kinerja optimal dalam realisasi anggaran, peningkatan akuntabilitas, serta komitmen kuat dalam mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor strategis di daerah.
BACA JUGA; Gubernur Kalsel Beri Ucapan Selamat atas Dilantiknya Awaludin Ketua KONI Kotabaru Periode 2026-2030
Dalam sambutannya, Gubernur Muhidin menegaskan bahwa dana APBN yang disalurkan ke daerah harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan anggaran tidak hanya diukur dari tingginya serapan, tetapi juga dari dampak langsung yang dirasakan masyarakat.
“Pengelolaan APBN bukan hanya soal serapan anggaran, tetapi bagaimana anggaran tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, sinergi dan koordinasi harus terus kita perkuat,” ujar Muhidin.
Pada kategori Kinerja Terbaik Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik SKPD Provinsi, penghargaan diraih oleh RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalsel, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel.
Sementara itu, untuk tingkat kabupaten/kota, Pemerintah Kabupaten Tapin mencatat capaian tertinggi sebesar 99,87 persen, disusul Kabupaten Balangan 99,60 persen dan Kabupaten Kotabaru 99,10 persen.
Dalam kategori Kinerja Terbaik Dana Desa, penghargaan diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (98,04 persen), Kabupaten Hulu Sungai Utara (97,95 persen), serta Kabupaten Tanah Bumbu (97,56 persen).







