Tak hanya difungsikan sebagai arena olahraga, stadion ini juga dirancang menjadi ruang publik yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosial, budaya, konser musik, hingga agenda besar lainnya. Setelah proses pembebasan lahan rampung, tahapan pembangunan fisik akan dilanjutkan oleh Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel.
Saat ini proyek memasuki tahap persiapan tender dengan skema design and build. Paket manajemen konstruksi telah ditayangkan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), sementara untuk pekerjaan fisik masih dalam tahap finalisasi dokumen tender oleh Bidang Cipta Karya.
Secara keseluruhan, pembangunan stadion ini memiliki pagu anggaran sebesar Rp1 triliun yang dialokasikan selama tiga tahun anggaran, mulai 2026 hingga 2028. Pada tahun pertama, pekerjaan difokuskan pada pengolahan serta perkuatan tanah dan pembangunan struktur awal. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan stadion kebanggaan masyarakat Banua ini dapat rampung pada akhir tahun 2028.
Sumber: MC Kalsel







