JAKARTA, Kalimantanlive.com – YouTube resmi meluncurkan aplikasi khusus untuk perangkat Apple Vision Pro, dua tahun setelah headset tersebut diperkenalkan ke publik. Aplikasi ini kini sudah tersedia di visionOS App Store.
Menurut laporan TechCrunch pada Kamis (12/2), aplikasi YouTube tersebut kompatibel dengan model Apple Vision Pro yang menggunakan chip M2 maupun M5. Kehadiran aplikasi native ini menandai perubahan strategi YouTube terhadap platform komputasi spasial milik Apple.
BACA JUGA: YouTube Uji Fitur AI untuk Verifikasi Usia, Lindungi Pengguna di Bawah 18 Tahun
Saat Apple Vision Pro pertama kali dirilis, YouTube memilih pendekatan berbasis web dengan mengarahkan pengguna untuk mengakses layanan melalui peramban Safari. Pendekatan tersebut membuat sejumlah fitur, seperti unduhan luring, tidak dapat dinikmati secara optimal.
Dengan aplikasi khusus, pengguna kini dapat menonton video reguler maupun YouTube Shorts di layar virtual berukuran besar dalam lingkungan yang lebih imersif. Pengalaman visual dirancang memaksimalkan kemampuan tampilan spasial dari perangkat tersebut.
Aplikasi ini juga dilengkapi tab “Spatial” yang memungkinkan pengguna menjelajahi konten dalam format 3D, VR180, dan video 360 derajat. Fitur ini memperluas pengalaman menonton dengan sensasi yang lebih mendalam dibandingkan layar konvensional.
Untuk model terbaru yang menggunakan chip M5, aplikasi mendukung pemutaran video hingga resolusi 8K. Selain itu, pengguna dapat memanfaatkan kontrol berbasis gestur untuk mengatur ukuran jendela, memindahkan posisi layar, atau menggeser video.
Sebelumnya, YouTube terlihat berhati-hati dalam mengembangkan aplikasi visionOS, kemungkinan dengan mempertimbangkan respons pasar terhadap Apple Vision Pro.










