Disdikbud Kalsel Kucurkan Rp500 Juta per Daerah untuk Perkuat Pendidikan Kesetaraan

BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya dalam merealisasikan janji kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan melalui penguatan program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan formal.

Program tersebut merupakan implementasi dari visi kepemimpinan Muhidin bersama Hasnuryadi Sulaiman yang menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas pembangunan daerah. Salah satu fokusnya adalah memastikan seluruh warga mendapatkan kesempatan belajar tanpa terkecuali.

BACA JUGA: Gubernur Kalsel Beri Ucapan Selamat atas Dilantiknya Awaludin Ketua KONI Kotabaru Periode 2026-2030

Sebagai langkah konkret, Disdikbud Kalsel mengalokasikan anggaran sebesar Rp500 juta untuk masing-masing kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Total dana tersebut diperuntukkan mendukung operasional dan penyelenggaraan pendidikan kesetaraan bagi anak-anak maupun masyarakat yang putus sekolah.

Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra, menjelaskan bahwa penguatan pendidikan kesetaraan termasuk dalam tiga prioritas utama bidang pendidikan.

Selain program Paket A, B, dan C, pemerintah provinsi juga mendorong pembangunan pesantren modern serta peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh.

Menurut Tantri, tujuan utama pengalokasian anggaran ini adalah menekan angka putus sekolah yang masih ditemukan di sejumlah wilayah. Dengan adanya dukungan dana tersebut, peserta didik yang terkendala ekonomi maupun faktor sosial diharapkan tetap dapat melanjutkan pendidikan melalui jalur nonformal.

Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi telah mengantongi data anak-anak putus sekolah yang menjadi sasaran utama program. Penyaluran dana akan dilakukan melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dengan mekanisme pengawasan ketat agar tepat guna dan tepat sasaran.