Pada kesempatan itu, ia membeberkan bahwa Pemkab Kukar tahun ini juga mengalokasikan anggaran untuk mendapat pendampingan dari Balai Keselamatan Jembatan Kementerian PUPR guna melakukan kajian dan analisis terhadap tiga jembatan, yakni Jembatan Tenggarong, Jembatan Martadipura, dan satu jembatan di wilayah Anggana.
Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi dasar rekomendasi teknis untuk langkah perbaikan selanjutnya, termasuk kebutuhan anggaran di tahun berikutnya.
“Kita tidak berani langsung memperbaiki tanpa kajian. Kita minta bantuan tenaga ahlinya untuk menganalisa. Rekomendasi itulah nanti yang jadi dasar proses perbaikannya,” tegas Wiyono.
Kalimantanlive.com/eep
Editor: elpian







