Teken MoU Bersama Imigrasi, Wali Kota Banjarmasin: Persoalan Kota Tanggung Jawab Bersama

Dia menilai, instansi vertikal seperti Imigrasi memiliki peran penting dalam memperkuat sosialisasi serta pengawasan, terutama kepada warga pendatang dan pelaku usaha agar turut menjaga ketertiban dan kebersihan kota.

“Kita ingin kolaborasi ini ikut mendorong edukasi pengurangan sampah plastik, pemilahan dari sumbernya, hingga kepedulian terhadap sungai,” katanya.

Baca juga : Selama Ramadan, Pemko Banjarmasin Gelar Pasar Murah di 52 Kelurahan

Dengan upaya koordinasi dan jejaring dukungan kelembagaan yang lebih luas, diharapkan ada dampak yang terukur dan berkelanjutan dari kerja sama ini, terutama pengawasan terhadap warga asing untuk tertib administrasi dan ajakan peduli lingkungan.

Sebagai langkah konkret, Pemko Banjarmasin akan mendorong sosialisasi terpadu, penguatan pengawasan administrasi, serta kampanye pengurangan sampah plastik yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.

“Kita ingin keamanan tetap terjaga, kebersihan meningkat, dan tata kelola kota semakin tertib. Tantangan hari ini harus menjadi awal perubahan,” tegas Yamin.

Dia berharap, kesepakatan bersama dengan jajaran Imigrasi Kalsel di bawah kepemimpinan Yan Welly Wiguna itu menjadi fondasi kolaborasi yang produktif.

“Kalau kita solid dan konsisten, Banjarmasin bukan hanya tertib secara administrasi, tetapi juga menjadi kota yang bersih, aman, dan nyaman untuk semua,” pungkasnya.

Kalimantanlive.com/Medcentbjm