PALANGKA RAYA, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti secara virtual kegiatan peresmian dan peletakan batu pertama pembangunan 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia dari SPPG Palmerah, Polres Jakarta Barat, Jumat (13/2).
Di Kalimantan Tengah, agenda nasional itu diikuti jajaran Forkopimda, pejabat instansi vertikal, serta unsur terkait lainnya dari Aula Arya Dharma Mapolda Kalteng. Kehadiran para pemangku kepentingan daerah menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program strategis pemerintah pusat.
BACA JUGA: Ramadan 2026, Jam Kerja ASN Pemprov Kalteng Disesuaikan Jadi 32 Jam 30 Menit per Pekan
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Herson B. Aden, yang mewakili Gubernur H. Agustiar Sabran, menyampaikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan nasional, khususnya dalam penguatan sektor pangan dan gizi.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, kami menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat sarana dan prasarana melalui operasionalisasi dan pembangunan SPPG ini,” ujar Herson dalam kesempatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa keberadaan SPPG diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi daerah, tidak hanya dari sisi peningkatan layanan pemenuhan gizi, tetapi juga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Menurutnya, pembangunan dan operasional SPPG berpotensi membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat. Penyerapan tenaga kerja lokal dinilai dapat meningkatkan daya beli dan memperkuat perputaran ekonomi di berbagai wilayah Kalimantan Tengah.
Selain itu, program ini juga dipandang sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun ketahanan pangan dan kualitas sumber daya manusia. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, layanan pemenuhan gizi dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.
Herson menambahkan, sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, aparat keamanan, dan pemangku kepentingan lainnya sangat diperlukan agar manfaat ekonomi dan sosial dari program SPPG dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Kalimantan Tengah.
Sumber: RRI.co.id









