Posisi Hilal Awal Ramadhan 2026
Berdasarkan data hisab, posisi hilal saat matahari terbenam pada Selasa (17/2/2026) di wilayah Indonesia berada pada kisaran minus 2 derajat 24,71 menit hingga 0 derajat 58,08 menit.
Sementara itu, sudut elongasi tercatat antara 0 derajat 56 menit 39 detik hingga 1 derajat 53,60 menit.
Dengan posisi tersebut, hilal diperkirakan belum memenuhi kriteria visibilitas MABIMS, yang menjadi standar Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Adapun ijtimak diperkirakan terjadi pada Selasa (17/2/2026) pukul 19.01 WIB.
Data astronomi ini menjadi dasar awal dalam memperkirakan kemungkinan terlihatnya hilal, sebelum dikonfirmasi melalui rukyatulhilal di berbagai titik pemantauan di Indonesia.
Masyarakat kini tinggal menunggu hasil resmi Sidang Isbat untuk memastikan kapan puasa Ramadhan 2026 dimulai.
(kalimantanlive.com/berbagai sumber)
editor : TRI







