Beda dengan warga di lingkungannya, sambung Suriansyah. Ada petugas khusus memungut sampah ke rumah-rumah dengan membayar iuran per bulan kepada warga yang diberi tanggung jawab.
“Jadi tidak ada warga di tempat kami dan di kompleks perumahan yang membuang ke sungai. Sampah-sampah itu dari atas semua,” tegasnya.
Dengan terus berulangnya tumpukan sampah di sungai, Suriansyah berharap ada beberapa langkah konkret dari dinas terkait.
Kembali melakukan sosialisasi ke masyarakat khususnya yang bermukim di bantaran sungai di bagian hulu.
“Kami meminta pemerintah kembali memberikan warga terutama di bagian hulu agar tidak membuang sampah ke sungai, dan kalau menebang bambu, ranting pohon hendaknya diamankan supaya tidak hanyut ke sungai,” pintanya.
Solusinya lainnya, lanjut Suriansyah, pemerintah daerah melalui dinas terkait merenovasi konstruksi jembatan di tempatnya. Tidak lagi menggunakan tiang penyangga menjadi penyebab sampah tidak bisa hanyut.
“Mungkin dua itu solusinya. Kalau tidak tumpukan sampah akan terus berulang,” tandas Suriansyah.







