Dalam rapat koordinasi terbaru, seluruh penyaluran MBG diwajibkan mengikuti Standar Prosedur Operasional (SOP) dari pemerintah pusat. Salah satu arahan penting adalah tidak memasukkan kurma dalam paket makanan, mengingat ketersediaannya di masyarakat saat Ramadan sudah melimpah.
Sebagai gantinya, program difokuskan pada pemenuhan protein dan vitamin melalui menu yang telah disetujui. Dengan langkah ini, APJI Kalsel berharap program MBG Ramadan dapat berjalan lancar, tepat sasaran, serta tetap menjaga kualitas gizi anak-anak di Kalimantan Selatan selama bulan suci.
Sumber: Borneotrend.com










