Ia juga mengingatkan kemungkinan adanya perbedaan dalam penetapan awal Ramadan di masyarakat.
Namun demikian, pihaknya mengajak seluruh umat Islam untuk tetap menjaga persatuan dan menghormati perbedaan yang ada.
“Kita harapkan masyarakat tetap menjaga suasana kondusif dan saling menghargai dalam menyambut Ramadan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Syarifuddin turut mengimbau masyarakat agar menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah dan menjaga keharmonisan sosial.
“Ramadan adalah bulan suci. Mari kita sambut dengan hati yang bersih dan sikap saling menghormati,” katanya.
Dengan hasil rukyat tersebut, masyarakat Kalsel kini menanti keputusan pemerintah pusat untuk memastikan kapan 1 Ramadan 1447 H resmi dimulai.
Editor: Elpian










