Prediksi Awal Ramadan 2026
Jika hilal terlihat dan memenuhi kriteria MABIMS, maka 1 Ramadan berpotensi jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Namun, bila tidak memenuhi syarat visibilitas, bulan Syaban akan digenapkan 30 hari dan puasa dimulai Kamis, 19 Februari 2026.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, menyebut posisi hilal secara hisab masih rendah dan belum memenuhi standar visibilitas.
Peneliti BRIN, Thomas Djamaluddin, juga memprediksi awal puasa kemungkinan besar jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Sementara itu, Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan pada Rabu, 18 Februari 2026 berdasarkan metode hisab. Adapun Nahdlatul Ulama akan menentukan awal puasa setelah pemantauan hilal hari ini.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







