Kasus Medis Super Langka! Pria 79 Tahun Baru Diketahui Memiliki Tiga Penis Setelah Wafat, Peneliti Ungkap Penyebabnya

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Dunia medis dikejutkan oleh temuan sangat langka dari tim peneliti Fakultas Kedokteran University of Birmingham. Saat melakukan pemeriksaan jenazah seorang pria berusia 79 tahun pada 2024, mereka menemukan kondisi kelainan bawaan berupa tiga penis sejak lahir.

Kelainan tersebut dikenal dalam dunia medis sebagai penis supernumerary kongenital, yakni terbentuknya organ tambahan sejak masa perkembangan janin. Kasus seperti ini tergolong sangat jarang, diperkirakan hanya terjadi pada satu dari lima hingga enam juta orang.

# Baca Juga :VIRAL GOOGLE MAPS! Rumah Jokowi Mendadak Dilabeli ‘Tembok Ratapan Solo’, Ajudan: Bukan Tempat Wisata

# Baca Juga :Viral Video Siswa SD Muara Badak Bontang Terima MBG Kelapa Muda, Begini Penjelasan Polisi 

# Baca Juga :Viral Diduga Pasutri Mencuri di Anjir Diamankan Polres Batola

# Baca Juga :VIRAL! Seruan Stop Bayar Pajak Kendaraan di Jateng, Pemprov Tegaskan PKB 2026 Tidak Naik, Siapkan Diskon

Catatan ilmiah selama lebih dari empat abad menunjukkan hanya 168 laporan mengenai kondisi lebih dari satu penis. Dari jumlah itu, hanya satu yang mendokumentasikan kasus triplikasi atau tiga penis.

Temuan penelitian ini dipublikasikan melalui jurnal ilmiah yang diterbitkan Springer Nature dan turut dibahas oleh IFLScience. Para peneliti menyebut dua organ tambahan berada di dalam jaringan kulit, sehingga kemungkinan besar tidak disadari selama hidup pasien.

Riwayat kesehatan pria tersebut tidak banyak diketahui sebelum meninggal dunia. Namun, peneliti menduga ia mungkin mengalami gangguan fungsi tertentu akibat anatomi yang tidak biasa, seperti infeksi saluran kemih, gangguan ereksi, atau masalah kesuburan.

Dalam pemeriksaan, juga ditemukan tanda bahwa pria itu pernah menjalani operasi hernia inguinalis. Prosedur semacam itu biasanya melibatkan pemasangan kateter, yang dapat menjadi lebih sulit bila terdapat kelainan struktur pada saluran kemih.

Bagaimana Kondisi Ini Bisa Terjadi?

Para peneliti menjelaskan bahwa organ reproduksi pria berkembang dari struktur awal yang disebut tuberkel genital, yang dipengaruhi hormon dihidrotestosteron (DHT). Gangguan genetik yang memengaruhi reseptor hormon tersebut dapat menyebabkan pembentukan organ tambahan.