Sementara itu, instruktur dari Satuan Brimob Pelopor C Tabalong, Gusti, menilai peserta menunjukkan semangat tinggi dan mampu mengikuti materi dengan baik meski berasal dari latar belakang berbeda.
“Pesertanya cepat menyerap materi. Kegiatannya seru. Dengan berbagai karakter yang ada, mereka dibentuk supaya bisa bekerja dalam satu tim,” ujarnya.
Dengan selesainya tahap kedua pelatihan ini, BPBD Balangan berharap Tim Reaksi Cepat semakin tangguh, disiplin, dan profesional dalam menjalankan tugas penanggulangan bencana, serta mampu memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.
Kalimantanlive.com/Kamil







