BARCELONA, Kalimantanlive.com – Pelatih FC Barcelona, Hans-Dieter “Hansi” Flick, mengakui timnya tampil buruk saat takluk 1-2 dari Girona FC pada lanjutan La Liga musim 2025/2026.
Pertandingan yang digelar di Stadion Montilivi, Girona, Selasa dini hari WIB, memperlihatkan rapuhnya lini belakang Blaugrana terutama saat menghadapi transisi cepat lawan.
BACA JUGA: BREAKING Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Tumbang di Girona, Real Madrid Kukuh di Puncak
Flick menilai anak asuhnya gagal mengantisipasi serangan balik Girona. Ia menyebut para pemain tidak berada dalam posisi yang ideal ketika kehilangan bola sehingga kesulitan membendung tekanan tuan rumah. Kondisi tersebut membuat Barcelona harus membayar mahal atas kelengahan di sektor pertahanan.
Barcelona sebenarnya sempat memimpin lebih dulu melalui sundulan Pau Cubarsi pada menit ke-59. Namun keunggulan itu hanya bertahan dua menit setelah Girona menyamakan kedudukan lewat Thomas Lemar pada menit ke-61.
Situasi semakin memburuk ketika Frank Beltran mencetak gol kedua Girona pada menit ke-86 yang memastikan kemenangan tuan rumah.
Secara statistik, Barcelona tampil dominan dalam penguasaan bola dengan persentase mencapai 70,6 persen. Mereka juga mencatatkan 27 percobaan tembakan, tetapi hanya empat yang tepat sasaran. Sebaliknya, Girona tampil efektif dengan sembilan tembakan tepat sasaran yang menghasilkan dua gol.
Flick tak menampik performa timnya jauh dari harapan. Ia menegaskan Barcelona harus segera bangkit dan memperbaiki banyak aspek permainan. Menurutnya, dalam beberapa pekan ke depan tim harus menunjukkan mentalitas yang berbeda serta meningkatkan level permainan agar kembali kompetitif.








