Sebelumnya, proyek pembangunan pagar Kantor Instalasi Farmasi Dinkes Banjarmasin yang berada di Jalan Lingkar Dalam Selatan, Kelayan Timur, Banjarmasin Selatan, sempat menjadi sorotan setelah pagar beton yang dibangun pada 2022 itu ambruk.
Dari hasil penelusuran di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Banjarmasin, proyek pembangunan pagar tersebut menggunakan anggaran APBD Kota Banjarmasin dengan nilai pagu sekitar Rp 1,2 Miliar lebih.
Baca juga : KPK Gelar OTT di KPP Madya Banjarmasin
Kondisi pagar sempat memprihatinkan. Beberapa bagian beton terlihat rata dengan tanah, sebagian lainnya condong dan harus ditahan menggunakan kayu galam serta diikat kabel seling agar tidak ikut roboh.
Kasus ini bermula dari laporan masyarakat pada Oktober 2023. Setelah dilakukan pengecekan lapangan oleh Kejari Banjarmasin, pagar diketahui dalam kondisi miring dan pada pengecekan berikutnya di November 2023 dilaporkan telah roboh.
Proses penyelidikan yang berjalan selama beberapa bulan kemudian ditingkatkan ke tahap penyidikan pada awal Januari, menyusul dugaan adanya penyimpangan terkait spesifikasi dan volume pekerjaan.
Sejumlah saksi dari pihak kontraktor maupun Dinas Kesehatan telah dimintai keterangan, dan penyidik juga sempat berkoordinasi dengan ahli.







