JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Kecelakaan tragis terjadi di wilayah Karawang, Jawa Barat. Tiga orang dari satu keluarga meninggal dunia setelah kendaraan yang mereka tumpangi tertimpa truk trailer di Jalan Raya Irigasi Bendasari, Minggu malam (15/2/2026).
Korban meninggal yakni Idik Tasdik (46), Itiar (42), serta anak mereka Muhammad Ardian Miyaz Awab Tasdik (7). Sementara tiga anggota keluarga lainnya mengalami luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
# Baca Juga :Skandal RSJ China Terbongkar! Orang Sehat Direkrut Jadi “Pasien” Demi Kuras Asuransi Publik
# Baca Juga :Kasus Medis Super Langka! Pria 79 Tahun Baru Diketahui Memiliki Tiga Penis Setelah Wafat, Peneliti Ungkap Penyebabnya
# Baca Juga :VIRAL GOOGLE MAPS! Rumah Jokowi Mendadak Dilabeli ‘Tembok Ratapan Solo’, Ajudan: Bukan Tempat Wisata
Peristiwa bermula saat truk trailer bermuatan minyak goreng melintas dari arah Jalan Raya Rawagabus (Pantura) menuju jalur yang lebih sempit. Kondisi jalan yang menurun diduga membuat kendaraan besar tersebut sulit dikendalikan hingga akhirnya menimpa mobil sedan yang ditumpangi satu keluarga.
Mobil tersebut berisi enam orang. Tiga korban meninggal dunia dievakuasi ke RSUD Karawang, sementara korban luka dibawa ke RS Lira Medika Karawang untuk mendapatkan perawatan.
Kasat Lantas Polres Karawang, AKP Sudirianto, menyampaikan bahwa seluruh korban merupakan warga Perumahan Citra Kebun Mas, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya.
Polisi telah mengamankan sopir truk untuk diperiksa lebih lanjut, termasuk melakukan tes urine dan pendalaman penyebab kecelakaan. Dari hasil awal penyelidikan, truk diduga masuk ke jalur yang tidak semestinya dilalui kendaraan besar.
Informasi sementara menyebut sopir diarahkan oleh seseorang yang mengatur lalu lintas secara informal di lokasi, sehingga kendaraan masuk ke jalan yang tidak sesuai peruntukan. Pihak kepolisian juga memeriksa orang tersebut sebagai saksi.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan pembatasan jalur kendaraan berat, terutama di jalan sempit dan menurun yang berisiko tinggi.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







