BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Focus Group Discussion (FGD) guna mematangkan penyusunan publikasi Kalimantan Selatan Dalam Angka 2026. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari evaluasi dan penguatan standar pelayanan publik di bidang statistik.
FGD tersebut melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang berperan sebagai produsen data sektoral. Forum ini bertujuan memastikan ketersediaan data yang akurat, lengkap, dan terintegrasi sebagai landasan perencanaan pembangunan daerah.
BACA JUGA: BKOW dan Pemprov Kalsel Siapkan Pasar Rakyat Jelang Ramadan di Banjarmasin
Kepala BPS Kalimantan Selatan, Mukhamad Mukhanif, menjelaskan bahwa publikasi Kalimantan Selatan Dalam Angka merupakan rilis tahunan yang memuat berbagai indikator strategis pembangunan daerah. Publikasi ini menjadi salah satu referensi utama bagi pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam memahami kondisi daerah.
Ia menyebutkan, edisi sebelumnya, yakni Kalimantan Selatan Dalam Angka 2025, menyajikan data komprehensif mengenai kondisi geografi dan iklim, pemerintahan, sosial-demografi, hingga perekonomian Kalimantan Selatan. Data tersebut disusun secara sistematis agar mudah diakses dan dimanfaatkan oleh para pemangku kepentingan.
Mukhamad Mukhanif menambahkan, sumber data dalam publikasi tersebut tidak hanya berasal dari BPS, tetapi juga dihimpun dari berbagai instansi terkait sebagai produsen data sektoral. Kolaborasi lintas instansi ini menjadi kunci dalam menghadirkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain diterbitkan dalam bentuk buku digital dan cetak, sejumlah tabel statistik juga dapat diakses melalui laman resmi BPS Provinsi Kalimantan Selatan. Data tersebut telah dikelompokkan berdasarkan subjek untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan.
Melalui FGD ini, BPS Kalsel berharap terbangun sinergi yang semakin kuat dengan seluruh OPD. Koordinasi yang optimal dinilai penting agar proses pengumpulan, verifikasi, dan integrasi data berjalan lebih efektif.
Dengan kolaborasi yang solid, BPS Kalsel optimistis publikasi Kalimantan Selatan Dalam Angka 2026 dapat tersusun lebih komprehensif, akurat, dan tepat waktu, serta terus menjadi rujukan utama dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan di Kalimantan Selatan.
Sumber: MC Kalsel








