Tanggapan ByteDance
ByteDance sebelumnya menyatakan akan menambahkan sistem pengamanan untuk mencegah penggunaan karakter berhak cipta tanpa izin. Perusahaan juga mulai memblokir sejumlah perintah teks yang menyebut karakter tertentu.
Namun, Warner Bros. menilai langkah tersebut terlambat dan mempertanyakan mengapa pembatasan tidak diterapkan sejak awal peluncuran Seedance 2.0.
Saat ini, Warner Bros. mendesak ByteDance menghentikan penggunaan karakter DC dalam pelatihan maupun operasional sistem AI serta memastikan perlindungan hak cipta diterapkan secara menyeluruh.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







