JAKARTA, Kalimantanlive.com – Otoritas Jasa Keuangan (Otoritas Jasa Keuangan (OJK)) menyarankan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI029 sebagai alternatif investasi bagi masyarakat, khususnya bagi pemula yang ingin memulai dengan instrumen aman dan terjangkau.
ORI029 merupakan bagian dari Surat Berharga Negara (SBN) ritel yang diterbitkan pemerintah dengan menawarkan imbal hasil tetap (fixed rate). Informasi ini disampaikan OJK melalui akun Instagram resminya, menekankan kemudahan dan keamanan ORI029 sebagai langkah awal investasi.
BACA JUGA: OJK: Bank Muamalat Tetap Prospektif di Tengah Proses Pencarian Investor
Apa Itu ORI?
Obligasi Negara Ritel adalah instrumen SBN yang ditawarkan kepada individu Warga Negara Indonesia melalui Mitra Distribusi di Pasar Perdana. ORI memungkinkan investor membeli surat utang pemerintah dengan imbal hasil tetap hingga jatuh tempo.
Pada penerbitan kali ini, pemerintah menawarkan ORI029 melalui dua seri, ORI029T3 dan ORI029T6, dengan pilihan tenor berbeda sebagai opsi bagi masyarakat yang ingin berinvestasi dengan jangka waktu sesuai kebutuhan.
Detail ORI029T3 dan ORI029T6
-
ORI029T3 – Tenor 3 tahun, masa penawaran 26 Januari – 19 Februari 2026, jatuh tempo 15 Februari 2029, imbal hasil 5,45% per tahun.
-
ORI029T6 – Tenor 6 tahun, masa penawaran sama, jatuh tempo 15 Februari 2032, imbal hasil 5,80% per tahun.
Kupon ORI029 bersifat tetap dan dibayarkan setiap tanggal 15 setiap bulan, dengan kupon pertama akan diterima investor pada 15 April 2026. Selain itu, ORI029 dapat diperdagangkan di Pasar Sekunder antar investor domestik, menambah fleksibilitas likuiditas.
Ketentuan Pembelian
Masyarakat dapat membeli ORI029 dengan minimal Rp1 juta dan maksimal Rp5 miliar, dalam kelipatan Rp1 juta. Penjualan dilakukan secara online melalui sistem e-SBN yang mempermudah akses masyarakat.







