KISAH HUGO Ekitike Jalani Ramadan 2026 di Liverpool: Klub Sangat Mendukung Ibadah Puasa Kami

KALIMANTANLIVE.COM – Penyerang Liverpool, Hugo Ekitike, membagikan kisahnya menyambut bulan suci Ramadan 2026. Bagi pemain berusia 23 tahun itu, puasa tahun ini terasa sangat istimewa karena ia menjalaninya sebagai bagian dari keluarga besar Liverpool.

Sejak bergabung dengan The Reds pada musim panas 2025, Ekitike mengaku merasakan atmosfer klub yang inklusif dan penuh dukungan, termasuk dalam hal menjalankan ibadah.

# Baca Juga :Klopp Jadi Rebutan! Chelsea dan MU Tertarik Gaet Eks Pelatih Liverpool, Masa Depan Masih Teka-teki

# Baca Juga :DRAMATIS! Sundulan Van Dijk Antar Liverpool Taklukkan Sunderland, The Reds Bawa Pulang Tiga Poin Penting

# Baca Juga :Liverpool Realistis! Gagal Pertahankan Gelar, The Reds Kini Kejar Tiket 4 Besar

# Baca Juga :Liverpool Tumbang 1-2 dari Man City, Arne Slot Luapkan Kekecewaan

Keberadaan sejumlah pemain Muslim seperti Mohamed Salah dan Ibrahima Konate membuat proses adaptasinya di Anfield semakin mudah dan nyaman.

Ramadan, Momen Lebih Dekat dengan Iman dan Keluarga

Dalam wawancara yang dikutip dari Instagram resmi Liverpool, Ekitike menyampaikan pandangannya tentang makna Ramadan.

“Saya Hugo Ekitike dan saya seorang Muslim,” ujarnya.

“Saya pikir Ramadan adalah bulan yang indah untuk merasa lebih dekat dengan agama dan keluarga Anda.”

Menurutnya, Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan waktu untuk memperbaiki diri dan mempererat hubungan dengan orang-orang terkasih.

“Untuk melakukan lebih banyak hal yang murni dan baik, saya percaya ini adalah bulan yang tepat untuk lebih dekat dengan iman dan orang-orang terkasih Anda,” lanjutnya.

Tradisi Buka Puasa Bersama

Ekitike juga mengungkapkan kebiasaannya mengundang kerabat dan teman ke rumahnya untuk berbagi momen berbuka puasa bersama.

“Tentu saja, saya menantikan puasa. Saya menghabiskan bulan yang indah dengan berpuasa,” kata mantan penyerang Eintracht Frankfurt tersebut.

“Saya menyambut orang-orang ke rumah saya dan kami berbagi buka puasa bersama. Saya mencoba untuk lebih dekat dengan Tuhan daripada biasanya.”

Liverpool Dukung Penuh Pemain Muslim

Meski Premier League dikenal dengan intensitas fisik yang tinggi, Ekitike tidak merasa khawatir menjalani puasa di tengah jadwal padat kompetisi.