“Brigadir Zulfahmi, Pak,” jawab operator.
Mendengar itu, Irjen Pol Herry pun memperkenalkan diri secara tegas, “Saya Kapolda Riau, Pak.”
Namun respons operator justru membuat suasana semakin riuh.
“Siapa Pak?” tanya operator.
Irjen Pol Herry kembali menegaskan identitasnya. “Herry Heryawan,” jawabnya.
“Kapolda Bapak?,” tanya operator.
“Ada nama selain itu nggak yang jadi Kapolda Riau?,” kata Herry.
Barulah operator menyadari dan merespons dengan nada berubah.
“Siap, tidak ada Jenderal,” jawab operator.
Kapolda Riau kemudian menutup percakapan dengan nada tegas namun tetap disertai pesan pembinaan.
“Kamu ketemu saya, saya kasih hadiah setelah ini,” ujar Herry.







