PALANGKA RAYA, Kalimantanlive.com – Bulan Ramadan 1447 hijriah di Kota Palangka Raya tampak semakin meriah, karena banyak bermunculan titik pasar dadakan yang menjual makanan dan minuman.
Banyaknya pedagang yang berjualan di lokasi Pasar Ramadan yang ada di Kota Palangka Raya tersebut mendapat perhatian kalangan anggota DPRD Kota Palangka Raya.
Untuk menghindari hal ayng tidalk diinginkan, Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, meminta para pedagang memperhatikan kesehatan dan kebersihan makanan yang dijual.
Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya ini, meminta, para pedagang yang berjualan makanan untuk tetap menjaga kesehatan makanan yang dijual dengan tidak memakai bahan berbahaya dalam pembuatannya.
“Makanan yang dijual di pasar ramadan harus benar-benar higenis atau sehat untuk melindungi konsumen, sehingga pedagang juga harus memperhatikan masalah ini,” ujarnya, Selasa (21/2/2026).
Dia menegaskan kepada penjual makanan di pasar ramadan tidak hanya mengejar keuntungan semata tetapi juga memperhatikan masalah kesehatan makanan yang dijual.
Dikatakan dia, kesempatan tibanya bulan suci ramadan kali ini harus menjadi momen promosi usaha kuliner ke warga Palangka Raya.
Ditegaskan Khemal, saat ini tiba saatnya pedagang berlomba-lomba mendapatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk makanan yang dijual.
Khemal juga menyatakan salut dengan terobosan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin yang menempatkan lokasi Pasar Wadai atau Pasar Ramadan di lokasi Pasar Datah Manuah karena akan membawa dampak positif.










