JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Suasana sahur di Perumahan Frinanda Bhayangkara, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mendadak berubah mencekam setelah seekor kalajengking berukuran sebesar telapak tangan muncul di dalam rumah warga.
Kehadiran hewan berbisa tersebut memicu kepanikan. Seorang remaja bernama Vano akhirnya turun tangan mengevakuasi kalajengking hitam pekat yang disebut sangat agresif itu.
# Baca Juga :HEBOH! Rencana Impor 105 Ribu Pikap dari India Disorot Gaikindo, Industri Dalam Negeri Dinilai Mampu Produksi Sendiri
# Baca Juga :Neymar Buka Peluang Pensiun Akhir 2026, Fokus Terakhir: Piala Dunia dan Santos
# Baca Juga :Kuota Internet Hangus dan Paket 28 Hari Disorot Pakar IPB: Dinilai Merugikan dan Berpotensi Langgar UUPK
# Baca Juga :Bareskrim Geledah 16 Jam Toko Emas Semar Nganjuk, Seluruh Perhiasan dan Dokumen Disita
Duel Tegang di Dalam Rumah
Menurut penuturan Vano, kalajengking tersebut memberikan perlawanan sengit saat hendak diamankan. Hewan itu terus menggerakkan ekornya dan berusaha menyengat gagang sapu yang digunakan untuk menahannya.
Meski sempat kesulitan, Vano bersama rekannya berhasil memasukkan kalajengking ke dalam toples plastik sebagai langkah pengamanan sementara.
Dievakuasi ke Area Rawa
Tak ingin mengambil risiko, Vano memutuskan membawa hewan tersebut jauh dari permukiman warga. Ia memastikan kalajengking itu dibuang ke area rawa terpencil agar tidak kembali ke lingkungan perumahan.
Karena khawatir akan sifat agresifnya, kalajengking tersebut dibuang bersama wadahnya tanpa dibuka kembali. Langkah itu diambil demi menghindari kemungkinan sengatan saat proses pelepasan.
Vano memastikan lokasi pembuangan cukup jauh sehingga tidak memungkinkan hewan tersebut kembali ke rumah warga.










