BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Komisi II DPR RI melaksanakan kunjungan kerja masa persidangan III tahun 2025–2026 di Provinsi Kalimantan Selatan pada Jumat (20/2/2026).
Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pengawasan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Kegiatan berlangsung di Mahligai Pancasila, Banjarmasin.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Gelar FGD untuk Perkuat Kualitas Demokrasi di Daerah
Rombongan Komisi II dipimpin oleh Ketua Komisi II, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, yang didampingi Wakil Ketua Komisi II, Zulfikar, serta Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto. Mereka disambut oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor, yang mewakili Gubernur Kalsel H. Muhidin.
Pada kesempatan tersebut, Ariadi Noor menyampaikan pesan Gubernur H. Muhidin agar jajaran BUMD di Kalsel dapat menyampaikan data dan informasi yang akurat dan valid kepada Komisi II DPR RI.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen untuk menjaga komunikasi yang terbuka dan transparan dengan DPR RI guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik, pelayanan publik yang lebih efisien, serta kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Kalsel dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman juga memiliki visi misi untuk memperbaiki tata kelola pelayanan publik agar lebih mudah dan cepat. Kehadiran Komisi II DPR RI diharapkan dapat memberikan penguatan dan perbaikan dalam pengelolaan BUMD, yang menjadi bagian penting dalam meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah.
Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pengawasan terhadap BUMD, serta mendengarkan aspirasi dari pemerintah daerah. Salah satu topik yang dibahas adalah potensi alternatif pembiayaan daerah melalui optimalisasi BUMD.









