Meskipun nyawanya tertolong sesaat setelah melompat dari Jembatan Flyover, namun M diduga mengalami luka cukup serius, misalnya mengalami patah tulang dan juga pendarahan di bagian kepala. Dia pun harus menjalani perawatan intensif.
Terkait insiden ini, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa menerangkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan awal, aksi dilakukan oleh korban, diduga karena terindikasi memang hendak mengakhiri hidup.
Pasalnya sebelum melakukan aksi nekatnya tersebut, korban diketahui sempat mengabari pihak keluarganya hingga kemudian terjadilah aksi itu.
“Dari hasil penyelidikan awal, ada indikasi mau bunuh diri karena permasalahan keluarga. Dan sebelum lompat, dia mengabari keluarganya terlebih dahulu,” pungkasnya.
Kalimantanlive.com
Frans







