Hajriyanto menyoroti peran Universitas Muhammadiyah Palangkaraya sebagai salah satu amal usaha Muhammadiyah Kalteng yang telah menampung lebih dari 10.000 mahasiswa. Ia menekankan pentingnya implementasi kebhinekaan di kampus, di mana mahasiswa dan dosen non-Muslim memiliki hak yang setara, sebagai bukti nyata nilai kebhinekaan yang dijalankan Muhammadiyah.
Menurutnya, universitas berfungsi sebagai lokomotif pembangunan dan investasi jangka panjang dalam mencetak SDM unggul. “Bangsa maju bukan karena sumber daya alamnya, tetapi karena manusianya. Kalteng akan maju jika universitas negeri maupun swasta terus memperkuat iman dan ilmu pengetahuan,” ujar Hajriyanto.
Momentum Pengajian Ramadhan dan Buka Bersama ini menjadi sarana strategis Muhammadiyah Kalteng untuk memperkuat persatuan, menanamkan nilai karakter, dan memajukan kualitas manusia sebagai fondasi kemajuan provinsi Kalimantan Tengah.
Sumber: Antarakalteng.com







