Rangga menjelaskan sinkronisasi data dengan perangkat daerah telah dilakukan untuk meminimalkan potensi gangguan teknis maupun administratif.
Saat ini fokus pemerintah bergeser pada pendistribusian kartu dan verifikasi lapangan guna memastikan penerima sesuai kriteria yang ditetapkan.
BACA JUGA: Pemprov Kalteng Targetkan 300 Ribu Keluarga Terima Kartu Huma Betang Sebelum Idulfitri
Proses validasi dilakukan melalui cross-check berlapis agar tidak terjadi kesalahan sasaran yang berpotensi memicu keluhan masyarakat.
Pemprov berharap dengan kesiapan teknis dan akurasi data tersebut, Kartu Huma Betang dapat menjadi program strategis berbasis digital yang efektif meningkatkan kesejahteraan warga.
Sumber: Kalteng.disway.id









