JAKARTA, Kalimantanlive.com – Suzuki memperkenalkan SUV listrik terbarunya, e Vitara, di pasar India dengan harga kompetitif mulai 10,99 lakh rupee atau setara sekitar Rp204 jutaan. Model ini dipasarkan melalui anak usaha Suzuki, Maruti Suzuki, dan dirakit di fasilitas produksi di Gujarat, India, sekaligus disiapkan untuk ekspor.
Untuk menekan harga awal, Maruti Suzuki menawarkan program battery-as-a-service (BaaS), di mana konsumen menyewa baterai secara terpisah. Skema ini membuat e Vitara lebih terjangkau bagi konsumen domestik dan mempermudah penetrasi SUV listrik di segmen pasar India.
BACA JUGA: Keunggulan Suzuki e Vitara yang Debut di IIMS 2026
Di segmennya, e Vitara bersaing dengan Hyundai Creta EV, Mahindra & Mahindra XEV 9e, MG Motor ZS EV, serta Tata Motors Curvv EV. SUV listrik ini hadir sebagai opsi ramah lingkungan dengan harga bersaing, teknologi modern, dan jarak tempuh yang memadai.
Dimensi e Vitara dibangun di atas platform khusus Heartect-e, dengan panjang 4.275 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.640 mm, dan jarak sumbu roda 2.700 mm.
Ground clearance mencapai sekitar 185 mm tanpa muatan, dan kapasitas bagasi 310 liter. Kabin modern dilengkapi layar hiburan 10,25 inci dengan konektivitas smartphone nirkabel, panel instrumen digital 10,1 inci, serta pengaturan jok depan elektrik.
SUV listrik ini menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) dari BYD. Varian standar memiliki kapasitas 48,8 kWh dengan motor 144 PS dan torsi 192,5 Nm, sedangkan varian tertinggi mengusung baterai 61,1 kWh dengan tenaga 174 PS dan torsi sama. Kedua varian mendukung pengisian cepat DC dari 0–80 persen dalam 50 menit, dengan jarak tempuh hingga 543 km untuk baterai terbesar.
Dari sisi keselamatan, e Vitara dilengkapi tujuh airbag, electronic stability control (ESC), sistem pengereman ABS dengan EBD, ISOFIX untuk kursi anak, serta fitur adaptive cruise control bagian dari paket ADAS Level 2.







