Ia pun mengajak seluruh pihak, baik perangkat daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, maupun masyarakat, untuk bersama-sama mendukung implementasi aplikasi SmartNaker tersebut.
“Jangan sampai aplikasi ini hanya menjadi simbol inovasi, tetapi benar-benar kita manfaatkan untuk memperluas akses pelatihan dan membuka peluang kerja bagi masyarakat Tabalong,” ajaknya.
Di sisi lain, Kepala Disnaker Tabalong, Hady Ismanto menambahkan, program pemagangan menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam meningkatkan tenaga kerja melalui pengalaman kerja, serta memperluas peluang kerja bagi tenaga kerja lokal yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Program tersebut juga dengan sistem yang terdokumentasi, terukur dan terintegrasi dalam database SmartNaker, dunia usaha juga diberikan akses untuk berkomitmen memanfaatkan database tenaga kerja terampil SmartNaker.
“Dengan demikian, perusahaan tidak hanya menjadi mitra pemagangan, tetapi juga bagian dari ekosistem digital ketenagakerjaan Kabupaten Tabalong,” tambahnya.
Kalimantanlive.com/ A Hidayat








