Pemko Banjarmasin Melelang Kendaraan Dinas Hingga Bongkaran Bangunan, Ditaksir Tembus Hingga Rp 2 Miliar

“Kemudian penetapan nilai limit dan usulan ke KPKNL untuk verifikasi data. Setelah itu penetapan tanggal lelang dari pihak KPKNL dan publikasi media, dan pada hari ini tanggal 23 Februari dilaksanakan lelang,” jelasnya.

Lebih jauh, Edy menerangkan bahwa pelaksanaan lelang dibagi menjadi dua tahap, yakni tahap pertama pada 23 Februari dan tahap kedua pada 25 Februari 2026. Pembagian tersebut dilakukan mengingat banyaknya paket yang dilelang serta adanya pengelompokan berdasarkan jenis aset.

Baca juga : Pemko Banjarmasin Lirik Teknologi Pirolisis Olah Sampah Plastik

“Lelang ini dibagi dua tahap, tanggal 23 tahap pertama dan tanggal 25 Februari tahap kedua. Kenapa dibagi dua? Karena banyak, dan juga ada pengelompokannya,” katanya.

Secara keseluruhan, rekapitulasi sementara nilai lelang diperkirakan mencapai Rp 1 Miliar hingga Rp 2 Miliar. Seluruh hasil lelang nantinya akan masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarmasin. “Hasil lelang ini akan masuk sebagai PAD kita,” ungkapnya lagi.

Adapun kendaraan yang dilelang saat ini tersebar di beberapa titik penyimpanan, yakni 40 unit berada di gudang aset, 13 unit dititipkan di kawasan Lingkar Selatan, serta 59 unit berada di SKPD terkait.

Selain lelang yang tengah berjalan, BPKPAD juga tengah memproses rencana penghapusan dan pelelangan kendaraan dinas pejabat. Saat ini telah dilakukan cek fisik terhadap 37 unit kendaraan roda empat pejabat.