Pemprov Kalsel Ajukan 2.700 Unit BSPS, Perkuat Realisasi Program Tiga Juta Rumah

BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah pusat. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah mengusulkan tambahan 2.700 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk masyarakat di Banua.

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Miftahul Chair, saat mengikuti rapat pengendalian inflasi secara daring di Command Center Lantai 3 Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Senin (23/2/2026).

BACA JUGA: Pemprov Kalsel dan Pemkot Banjarmasin Kolaborasi Hadirkan Pasar Wadai Ramadan 1447 H di Siring Nol Kilometer

Menurut Miftahul, program perumahan melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) telah memasuki tahap pengusulan. Aplikasi resmi pengajuan program sudah dibuka sejak Februari 2026, sehingga pemerintah daerah diminta segera menyampaikan proposal kebutuhan.

“Khususnya di Kementerian PKP, aplikasi sudah dibuka bulan Februari ini. Program seperti penanganan kawasan kumuh, RTLH, dan rumah susun akan kita usulkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebutuhan pembangunan rumah susun juga menjadi perhatian serius, terutama untuk aparatur sipil negara (ASN). Saat ini fasilitas rumah susun telah tersedia di Banjarmasin, dan Pemprov Kalsel berharap pembangunan serupa dapat segera direalisasikan di Banjarbaru guna mendukung kebutuhan hunian ASN.

Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan Disperkim Kalsel, Isma Agrianti, mengungkapkan bahwa Kalimantan Selatan saat ini masuk dalam 10 besar nasional untuk capaian Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Meski demikian, tantangan terbesar masih terletak pada kelengkapan dan validitas data dari kabupaten/kota.

“Kami terus mendorong pemerintah kabupaten/kota agar segera menyampaikan data yang dibutuhkan pemerintah pusat, sehingga intervensi program dapat tepat sasaran,” jelasnya.

News Feed