Satgas Militer AS Berperan di Balik Tewasnya El Mencho, Bos Kartel Paling Diburu di Meksiko

WASHINGTON, KALIMANTANLIVE.COM – Satuan tugas (satgas) baru bentukan militer Amerika Serikat (AS) yang fokus pada pengumpulan intelijen kartel narkoba dilaporkan berperan penting dalam operasi militer Meksiko yang menewaskan Nemesio Oseguera alias “El Mencho”, Minggu (22/2/2026).

El Mencho merupakan pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) dan selama ini dikenal sebagai salah satu gembong narkoba paling diburu di dunia.

# Baca Juga :Link Live Streaming Everton vs Man United Liga Inggris 2025-2026, Kick-off 03.00 WIB

# Baca Juga :Tolak Impor 105.000 Pikap dari India, IATO Tegaskan Industri Otomotif Nasional Mampu Produksi 1 Juta Unit per Tahun

# Baca Juga :TRAGIS! Influencer Brasil Bianca Dias Meninggal Dunia Usai Operasi Kecantikan, Diduga Alami Emboli Paru

# Baca Juga :Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: MU Kokoh di Empat Besar Usai Tumbangkan Everton 0-1

Satgas lintas lembaga tersebut baru diresmikan bulan lalu dengan misi utama memetakan jaringan sindikat narkoba di sepanjang perbatasan AS-Meksiko.

Seorang pejabat AS yang enggan disebutkan namanya mengonfirmasi kepada Reuters bahwa gugus tugas itu memberikan dukungan informasi kepada otoritas Meksiko. Meski demikian, ia menegaskan bahwa operasi penggerebekan sepenuhnya dilakukan oleh militer Meksiko tanpa keterlibatan fisik personel AS.

Washington Susun “Paket Target” El Mencho

Seorang mantan pejabat AS mengungkapkan bahwa pemerintah AS telah menyusun “paket target” yang sangat rinci terkait keberadaan El Mencho. Data tersebut merupakan kompilasi informasi dari berbagai badan penegak hukum dan intelijen AS.

Kementerian Pertahanan Meksiko juga mengakui adanya tambahan informasi dari pihak AS, meski tidak merinci jenis data intelijen yang diterima dalam operasi tersebut.

Operasi di Jalisco Picu Gelombang Kekerasan

El Mencho tewas dalam operasi yang awalnya dirancang untuk menangkapnya di negara bagian Jalisco, Meksiko bagian barat. Operasi besar itu memicu gelombang kekerasan di sejumlah wilayah.

Dilaporkan, mobil-mobil dibakar dan kelompok bersenjata memblokir jalan raya di lebih dari setengah lusin negara bagian sebagai respons atas operasi tersebut.

El Mencho (60), mantan anggota kepolisian, merupakan tokoh sentral di balik CJNG. Kartel ini dikenal sebagai salah satu organisasi kriminal paling berpengaruh di dunia yang menyelundupkan kokain dan fentanil senilai miliaran dolar ke Amerika Serikat.

Keberhasilan operasi ini dinilai sebagai kemenangan besar bagi pemerintah Meksiko dalam perang melawan narkoba. Selain itu, langkah tersebut juga meredam tekanan dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Sebelumnya, Trump sempat mengancam akan melakukan intervensi langsung apabila pemerintahan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum dinilai tidak cukup tegas dalam menindak kartel narkoba.

Peran Satgas Gabungan Antarlembaga AS

Informasi mengenai Satuan Tugas Gabungan Antarlembaga AS untuk Pemberantasan Kartel (JITF-CC) masih terbatas untuk publik.

Berdasarkan laman resminya, tujuan pembentukan satgas ini adalah untuk mengidentifikasi, mengganggu, dan membubarkan operasi kartel yang dianggap mengancam keamanan Amerika Serikat, khususnya di sepanjang perbatasan AS-Meksiko.