Temui Pendemo, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Paparkan Cakupan GratisPol 2026 Lebih Luas dari BKT Isran-Hadi

Berdasarkan data Biro Kesra Setda Kaltim, rincian kebutuhan dan penerima manfaat program GratisPol di tahun 2026 adalah sebagai berikut:

– Mahasiswa S1: Rp1.181.973.000.000 (149.307 penerima);
– Mahasiswa S2–S3: Rp133.668.000.000 (7.449 mahasiswa);
– Mahasiswa Luar Kaltim: Rp12.870.000.000 (892 mahasiswa);
– Mahasiswa Luar Negeri: Rp14.844.500.000 (133 penerima);
– GratisPol Khusus: Rp34.506.000.000 (1.200 penerima).

BACA JUGA: FDB Nilai Penggunaan Mobil Listrik Gubernur Kaltim Sejalan Kebijakan Transisi Energi

“Itulah kami, dengan hari ini APBD kita yang turun Rp7 triliun. Dari Rp21 triliun menjadi Rp14,25 triliun, kami tetap prioritaskan untuk pendidikan adik-adik ini semuanya. Kita bayar langsung ke 52 kampus baik swasta maupun negeri. Kampus yang memberikan verifikasi. Jika tidak memenuhi persyaratan, maka tidak dihitung. Karena tentu kita juga ada syarat-syaratnya,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, ia juga menekankan satu hal kepada seluruh mahasiswa, bahwa Pemprov Kaltim tidak pernah memutuskan secara sepihak terkait penerima program GratisPol.

Yang memutuskan penerima sepenuhnya adalah pihak kampus, setelah melalui proses evaluasi yang jelas dan transparan. Semua rektor dari universitas negeri maupun swasta akan menyampaikan hasil verifikasi secara resmi.

“Kaltim ini menjadi etalase Indonesia, ibukota Nusantara. Maka, pendidikanlah yang paling utama. Sebab yang mampu memutuskan rantai kemiskinan dan kemunduran, cuma pendidikan. Lebih dari itu enggak ada,” tutupnya.

Kalimantanlive.com/rilis
Editor: elpian

News Feed