“Ini sangat bermanfaat sekali, cuma ada satu hal yang perlu ditambah misalnya susu, kalau susu kan tidak mudah basi kalau diminum setelah Magrib, sehingga perlu ada tambahan minuman susu,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu peserta didik MIS Darul Ulum Kuranji, Nadipa mengaku sudah menerima MBG hari pertama masuk sekolah di bulan Ramadan.
“Jadi saya pernah menerima MBG, isinya ada apel, nugget sama roti dan menurut saya MBG ini bermanfaat bagi saya nanti untuk santapan berbuka puasa,” ungkapnya.
Diketahui, hingga saat ini sudah ada sebanyak 16 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di Tabalong yang sudah beroperasi.
Kalimantanlive.com/ A Hidayat










