JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Kasus tak biasa terjadi pada seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun di Vietnam. Anak yang sebelumnya tampak sehat itu tiba-tiba mengalami stroke setelah mengeluh sakit kepala hebat dan muntah berulang usai bermain.
Bocah tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Anak Kota Ho Chi Minh dalam kondisi kritis pada 8 Februari 2026. Wakil Direktur rumah sakit, Nguyen Minh Tien, mengungkapkan hasil pemeriksaan MRI menunjukkan stroke iskemik akut akibat gumpalan darah yang hampir sepenuhnya menyumbat arteri vertebralis kanan.
# Baca Juga :VIRAL! Wanita Diduga Kerap Tak Bayar Makan dan Ojol, Dinsos Jakbar Lakukan Penelusuran
# Baca Juga :Tips War Tukar Uang Baru BI 2026 agar Dapat Kuota, Simak Pengalaman Warga Solo
# Baca Juga :THR PNS, TNI, dan Polri 2026 Kapan Cair? Menkeu: Anggaran Rp55 Triliun Tunggu Presiden Prabowo
# Baca Juga :Kalender Maret 2026 Resmi! Ini Daftar Tanggal Merah, Libur Lebaran, Cuti Bersama, dan Jadwal WFA
Kondisi tersebut sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kematian atau kerusakan neurologis permanen jika tidak ditangani dengan cepat.
Gejala Muncul Mendadak
Sebelum kejadian, bocah itu diketahui beraktivitas normal tanpa tanda cedera atau trauma kepala. Namun tak lama kemudian, ia mengalami gejala neurologis mendadak, seperti:
Sakit kepala hebat
Muntah berulang
Kesulitan berjalan
Kelemahan progresif di sisi kiri tubuh
Gejala tersebut menjadi tanda peringatan serius yang akhirnya membawa pasien ke penanganan medis darurat.
Tindakan Cepat Selamatkan Nyawa
Tim dokter segera melakukan konsultasi multidisiplin dan menjalankan angiografi serebral. Pasien kemudian menjalani intervensi endovaskular darurat.
Penanganan meliputi terapi pelarutan bekuan darah yang dikombinasikan dengan trombektomi mekanis. Prosedur ini berhasil memulihkan aliran darah ke otak secara penuh.
Setelah satu minggu perawatan intensif, kondisi bocah tersebut membaik signifikan. Ia sadar, responsif, dan fungsi motoriknya hampir pulih sepenuhnya. Dokter menyatakan tidak ditemukan defisit neurologis permanen.
Stroke pada Anak, Jarang tapi Berbahaya
Para dokter menegaskan bahwa stroke pada anak tergolong jarang dan sering kali tidak terdeteksi sejak dini karena gejalanya bisa samar. Berbeda dengan orang dewasa yang umumnya mengalami stroke akibat aterosklerosis, stroke pada anak lebih sering berkaitan dengan kondisi mendasar seperti:







