Terkait inflasi, Kalsel pada 2026 tercatat sebesar 4,66 persen year-on-year, menempatkan provinsi ini dalam 10 besar inflasi tertinggi di Indonesia, sementara inflasi bulanan mencapai 0,20 persen. Komoditas penyumbang inflasi antara lain emas perhiasan, tarif listrik, beras, sigaret kretek mesin, dan ikan papuyu.
Selain indikator ekonomi dan inflasi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalsel juga menunjukkan capaian positif sebesar 76,10 persen. Pelaksanaan sensus ekonomi akan mendukung penyediaan data dan informasi bagi perencanaan serta evaluasi pembangunan ekonomi ke depan.
Sumber: Wartawasaka







