Setelah selesai makan dan minum, wanita itu diduga mencoba kabur saat angkot melintas.
“Saya teriaki, ‘Mbak belum bayar.’ Dia sempat mau naik angkot, tapi gagal. Saya tarik tangannya supaya bayar dulu,” kata Zahra.
Saat diminta membayar, wanita tersebut disebut sempat membantah dan mengaku hanya “meminta”, bukan membeli. Keributan di pinggir jalan menarik perhatian warga sekitar.
Salah seorang warga kemudian menyebut wanita tersebut mirip dengan sosok yang viral sebelumnya di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) karena kasus serupa.
Meski sempat menahan, Zahra akhirnya melepaskan wanita itu. Pemilik warung memilih mengikhlaskan kejadian tersebut.
“Bos saya bilang, nggak apa-apa, anggap saja amal,” tutur Zahra.
Hingga kini, Sudinsos Jakarta Barat masih melakukan penelusuran untuk memastikan kondisi dan penanganan lebih lanjut terhadap wanita tersebut.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







