JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Seorang wanita di Jakarta Barat menjadi perbincangan setelah diduga kerap tidak membayar makanan dan layanan ojek online (ojol). Video terkait aksinya viral di media sosial. Kini, wanita tersebut tengah ditelusuri oleh Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Barat.
Kepala Sudinsos Jakarta Barat, Fajar Laksono, mengatakan pihaknya telah menerima sejumlah laporan dari masyarakat dan menindaklanjutinya dengan penyisiran di beberapa wilayah.
# Baca Juga :Kalender Maret 2026 Resmi! Ini Daftar Tanggal Merah, Libur Lebaran, Cuti Bersama, dan Jadwal WFA
# Baca Juga :THR PNS, TNI, dan Polri 2026 Kapan Cair? Menkeu: Anggaran Rp55 Triliun Tunggu Presiden Prabowo
# Baca Juga :Tips War Tukar Uang Baru BI 2026 agar Dapat Kuota, Simak Pengalaman Warga Solo
“Untuk laporan terhadap warga tersebut, sudah kami lakukan tindak lanjut sejak 21 Januari 2026 dengan penyisiran berkala,” ujar Fajar, Selasa (24/2/2026).
Diduga PPKS, Akan Dibawa ke Panti Sosial
Penelusuran dilakukan oleh Satuan Tugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (Satgas P3S) di kawasan Cengkareng dan Kalideres. Jika ditemukan, wanita tersebut akan dibawa ke panti sosial untuk penanganan lebih lanjut.
Fajar menyebut, berdasarkan informasi sementara, wanita tersebut diduga merupakan pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS).
“Tim sudah menanyakan kepada pedagang dan pengemudi ojek, namun belum ada yang mengenali atau melihatnya kembali,” jelas Fajar.
Ia menambahkan, wanita tersebut kerap berpindah-pindah lokasi sehingga menyulitkan pelacakan.
Dinsos Minta Ojol Segera Melapor
Sudinsos Jakarta Barat juga mengimbau pengemudi ojol untuk segera melapor atau membawa yang bersangkutan ke posko Dinas Sosial terdekat apabila menemukannya.
“Apabila mendapatkan penumpang dengan ciri-ciri tersebut, agar segera dibawa ke posko Dinas Sosial untuk dilakukan penanganan,” kata Fajar.
Penjaga Warung Ceritakan Kejadian
Salah satu korban, Zahra (22), penjaga warung di kawasan Srengseng, Jakarta Barat, menceritakan pengalamannya saat wanita tersebut tidak membayar minuman dan jajanan.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (22/2/2026) siang. Zahra mengaku wanita tersebut datang saat hujan deras, duduk di depan warung tanpa permisi, lalu menunjuk minuman saset untuk dibuatkan.
“Dia cuma menunjuk. Saya tanya panas atau dingin, dia bilang hangat. Setelah saya buatkan, dia ambil jajanan juga,” ujar Zahra.









