LUWU, KALIMANTANLIVE.COM – Pelarian terduga pelaku perampokan disertai pembunuhan terhadap penjaga kios BRI Link di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, akhirnya berakhir. Pelaku berhasil diringkus aparat kepolisian di wilayah Sulawesi Utara.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Luwu, Muhammad Ibnu, membenarkan penangkapan tersebut.
# Baca Juga :Pindah-Pindah Tempat, terduga Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Jalan Katamso Diringkus Polres Barut
# Baca Juga :Pelaku Perampokan Jalan Katamso Masih Berkeliaran, Suria Baya Desak Aparat Segera Ungkap Pelakunya
# Baca Juga :Perampokan Spektakuler di Lyon: Emas Rp 533 Miliar Disikat Geng Bersenjata dari Laboratorium Perancis!
# Baca Juga :Louvre Dibuka Lagi Usai Perampokan Rp 1,6 Triliun, Ribuan Wisatawan Serbu Piramida Kaca!
“Alhamdulillah terduga pelaku sudah berhasil diamankan. Terduga pelaku diamankan di Provinsi Sulawesi Utara,” ujar Ibnu saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (26/2/2026) malam.
Ia menyebutkan, pelaku saat ini masih dalam proses pengamanan sebelum dibawa kembali ke Kabupaten Luwu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Saat ini pelaku masih dalam proses pengamanan sebelum dibawa kembali ke Kabupaten Luwu. Setelah tiba, akan kami sampaikan secara lengkap kronologi penangkapannya,” katanya.
Aksi Sadis di Siang Hari
Kasus ini sebelumnya menggegerkan warga Dusun Pantilang, Desa Lalong, Kecamatan Walenrang. Peristiwa terjadi pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.
Korban, Ririn (31), warga Lingkungan Pusun, Kelurahan Bosso, Kecamatan Walenrang Utara, tewas setelah menjadi korban pencurian dengan kekerasan saat sedang menjaga kios seorang diri.
Kapolsek Walenrang AKP Abdul Azis menjelaskan, kejadian pertama kali diketahui setelah seorang saksi berinisial RS (18) mendengar teriakan dari dalam kios.
“Ketika keluar rumah, saksi melihat seorang laki-laki tidak dikenal keluar dari pintu belakang kios,” ujar Abdul Azis.
Pelaku disebut berusia sekitar 30 tahun, mengenakan jaket atau sweter warna biru pudar dan celana pendek. Ia melarikan diri menggunakan sepeda motor matik jenis Honda Beat.
Brankas dan Palu Dibawa Kabur
Selain diduga menganiaya korban hingga meninggal dunia, pelaku juga membawa kabur sebuah brankas berwarna biru dari dalam kios.
“Pelaku juga membawa sebuah brankas berwarna biru dan sebuah palu yang diduga digunakan untuk melakukan kekerasan terhadap korban,” kata Abdul Azis.
Setelah pelaku melarikan diri, saksi masuk ke dalam kios dan menemukan korban dalam posisi tengkurap dengan kondisi berlumuran darah.
Korban mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kanan serta luka di bawah telinga kiri yang diduga akibat hantaman benda tumpul.
Pihak keluarga kemudian membawa korban ke rumah duka sekitar pukul 14.40 Wita menggunakan kendaraan pribadi.







